SEJARAH DESA

Pada jaman dahulu Desa Pulongrambe adalah merupakan barisan Pulau – Pulau Kecil yang membentang dari timur ke barat di pinggiran sebelah utara sungai lusi dan wilayah itu termasuk kekuasaan raja mataram yang sangat makmur kerta raharja, maka karena letaknya yang meliputi pulau – pulau kecil wilayah tersebut dinamakan Dusun Pulo dan yang satu dusun Ngrambe karena melihat air sungai yang ngrambyah – ngrambyah atau melimpah.

Pada waktu itu yang tinggal di Dusun Ngrambe adalah sepasang suami istri yaitu Sambi dan Istrinya yang lama kelamaan berkembang menjadi warga kampung yang cukup banyak, kemudian oleh para penguasa Mataram Dusun itu yang semula dikepalai masing – masing oleh seorang lurah digabungkan (Belengkit) menjadi satu menjadi desa Pulongrambe.

Selain itu disebelah timur desa Pulongrambe juga ada 2 Dusun Lagi Yaitu Dusun Bodo dan Dusun Karang Malang dinamakan seperti itu karena waktu itu masyarakat bodo masih primitive dan tertinggal sedangkan untuk Dusun Karang Malang pada waktu itu ditengah – tengah Dusun ada sebongkah karang yang melintang di tengah jalan maka dinamakan Karang Malang dan kedua Dusun Tersebut juga dikepalai masing – masing seorang Lurah.

Setelah masing – masing masyarakat dari Dusun – Dusun tersebut semakin berkembang maka ada perebutan kekuasaan dan akhirnya oleh peguasa pada tahun 1943 itu di adakan pemilihan Kepala Desa atau pada waktu itu dinamakan Lurah untuk yang pertama kali yang akan memimpin satu desa, yaitu Desa Pulongrambe. Adapun masing – masing yang memperebutkan kekuasaan tersebut adalah :

  1. Kepala Dusun Karang Malang : Sastro Godiwirjo
  2. Kepala Dusun Bodo : Karto Dimejo
  3. Kepala Dusun Ngrambe : Ma Ngingso
  4. Kepala Dusun Pulo : Sanggar

Dan pemenangnya adalah Kepala Dusun Karang Malang Yaitu Sasto Godiwirjo, namun beliau memimpin tidak lama karena Cuma dua tahun beliau sakit dan akhirnya meninggal dunia pada tahun 1945.

Kemudian pada tahun yang sama yaitu tahun 1945 bertepatan dengan kemerdekaan Indonesia di adakan kembali pemilihan Kepala Desa yang kedua Kalinya yang di ikuti oleh dua calon yaitu :

  1. Sastro Dimejo dari Dusun Pulo
  2. Hadi Warsito dari Dusun Ngrambe

Dan pemenangnya adalah Sastro Dimejo dari Dusun Pulo Beliau memimpin selama 30 tahun sampai tahun 1975. Setelah itu pada tahun tersebut di adakan pemilihan Kepala Desa yang ketiga adapun pesertanya adalah tiga orang calon yaitu :

  1. Sutarjo dari Dusun Ngrambe
  2. Amin Pitojo dari Dusun Ngrambe
  3. Marwoto dari Dusun Pulo (Putra Sastro Dimejo)

Dan pemenangnya adalah Bapak Sutarjo dari Ngrambe dan beliau adalah Putra dari Bapak Hadi Warsito yang pernah mencalonkan menjadi Kepala Desa yang kedua, yang dikalahkan oleh Bapak Sastro Dimejo. Bapak sutarjo memimpin yang pertama selama empat belas tahun sampai tahun 1988 kemudian di adakan pemilihan Kepala Desa yang ke empat adapun pesertanya adalah empat orang calon yaitu :

  • Sutardjo dari Dusun Ngrambe
  • Marjam dari Dusun Ngrambe
  • Kariban dari Dusun Pulo
  • Sadiyo dari Dusun Kadilangon

Dan pemenangnya adalah Bapak Sutardjo lagi masa kepemimpinannya yang kedua salama sepuluh tahun yaitu sampai tahun 1998. Kemudian pada tahun itu di adakan pemilihan Kepala Desa yang ke lima adapun Pesertanya ada lima orang calon yaitu :

  1. Sutardjo dari Dusun Ngrambe
  2. Maskun, S.Ag dari Dusun Bodo
  3. Bambang Sutejo dari Dusun Pulo
  4. Ngusman dari Dusun Corot
  5. Sri Murtini dari Dusun Bodo

Dan pemenangnya adalah Bapak Sutardjo lagi dan memimpin untuk yang ketiga kalinya dan masa kepemimpinannya kali ini selama delapan tahun sampai tahun 2006, pada tahun 2000 terjadi peristiwa yang sangat memalukan bagi Desa Pulongrambe yaitu dengan adanya Pencurian Bantuan Raskin (Beras Untuk Rakyat Miskin) oleh para perangkat Desa Pulongrambe sendiri, sehingga diketahui oelh masyarakat dan dilaporkan pada pihak yang berwajib, karena adanya bukti – bukti yang kuat maka para perangkat yang mencuri tersebut dipenjarakan dan dipecat dengan tidak hormat atau tidak diberi penghargaan sama sekali dari pihak Desa. Para perangkat tersebut adalah :

  1. Kamituo : Bapak Marwoto
  2. Wakil Carik : Bapak Suparno
  3. Kadus Gandok : Bapak Sundoyo
  4. Kadus Ngrambe : Bapak Sutarnyo

Sedang orang diluar perangkat desa Pulongrambe yang ikut terlibat pencurian dan ikut dipenjarakan karena dianggap sebagai penadah yaitu Bapak Mardi, yang ber alamat di Dusun Ngrambe RT 01 RW 01 depan Kantor Desa Pulongrambe dengan diberhentikannya para perangkat desa tersebut maka terjadi kekosongan dalam pemerintahan desa maka Bapak Kepala Desa yaitu Bapak Sutardjo mengambil Inisiatif mengangkat Pegawai Desa Yaitu Bapak Sarmo yang Beralamat di Dusun Karang Malang RT 21 RW 04 ditugaskan untuk membantu kelancaran pelayanan Masyarakat Desa dengan Honor sawah Bengkok seluas 0,7 Ha dengan masa jabatan sejak tahun 2001 sampai adanya pejabat yang difinitif.

Pada tahun 2001 telah diadakan pemilihan anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) yaitu seperti Badan Legislatif Desa yang bertuga mewakili masyarakat di tiap Dusun masing – masing. Cara pemilihan dengan model pemilihan langsung dari masyarakat dating kebalai desa dan memberikan hak suaranya dengan memasukkan kartu suara ketotak – kotak yang telah disediakan oleh pihak panitia dengan diberi gambar dari masing – masing calon anggota BPD tersebut, dan pada saat itu anggota BPD tersebut dan pada saat itu yang mencalonkan sebanyak 13 orang, dan akan diambil 1 orang anggota. Calon – calon tersebut adalah sebagai berikut : Suwaryanto dari RT 01, Supriyadi dari RT 02, Kasno dari RT 03, Mastono dari RT 04, Sutomo dari RT 12, Yahminto dari RT 13, M. Sodikon dari RT 14, Sumantri dari RT 15, M. Sodiq dari RT 16, Kasdi dari RT 17, Muntholib dari RT 18, Yuhana Kristiwan dari RT 19, dan Agus Supriyono dari RT 21. Adapun pemenangnya yang terpilih berdasarkan urutannya yang mendapatkan suara terbanyak adalah :

  1. Muhammad Sodiq
  2. Mastono
  3. Yuhana Kristiwan
  4. Muntholib
  5. Sutomo
  6. Agus Supriyono
  7. Supriyadi
  8. Yahminto
  9. Kasno
  • Kasdi
  • Sumantri

Dengan kemenangan Muhammad Sodiq dengan suara terbanyak maka Muhammad Sodiq ditetapkan sebagai ketua BPD, Mastono Sebagai Wakil Ketua I, Yuhana sebagai Wakil Ketua II sedang yang lainnya sebagai anggota, honor ataupun Insentif diambil dari kas desa atau lelang Bondo Desa sebanyak 10 % dari pendapatan tersebut, untuk Sekretaris BPD diambilkan dari pihak luar keanggotaan yaitu Bapak Suwoto dari Dusun Ngrambe RT 01 RW 01 ditetapkan sebagai Sekreatris BPD dengan Honor yang memberikan Pihak Pemerintahan Desa.

Pada tahun 2003 di adakan pemilihan Kadus yaitu :

  1. Kadus Ngrambe dengan calon Suwoto dan Mastono dimenangkan oleh Bapak Kadus Suwoto sebagai Kadus Ngrambe
  2. Kadus Pulo dengan calon Sudarto dan Kusnan dimenangkan oleh Bapak Sudarto sebagai Kadus Pulo
  3. Kadus Bodo dengan calon hanya satu orang yaitu Bapak Kamin sehingga didampingi kotak kosong dan dimenangkan oleh Bapak Kamin selaku kadus bodo
  4. Kadus Karang Malang dengan calon hanya satu orang yaitu bapak Sarmo sehingga didampingi kotak kosong dan dimenangkan oleh Bapak Sarmo selaku kadus Karang Malang.

Dengan terpilihnya Bapak Suwoto sebagai Sekretaris BPD diberikan pada Bapak Suwaryanto sedangkan Bapak Sarmo yang semula sebagai tenaga honorer Desa maka dengan terpilihnya beliau sebagai kadus Karang Malang maka beliau ditetapkan sebagai Kadus Karang Malang sedangkan sebagai tenaga honornya telah selesai. Pada tahun 2005 di adakan pemilihan perangkat Desa atau Kaur – Kaur yang masih kosong untuk jabatan tersebut.

  1. Kaur Pemerintahan Calon Wimbo Prasetyo dan Supriyadi dimenangkan oleh Wimbo Prasetyo dan ditetapkan sebagai Kaur Pemerintahan.
  2. Kaur Keuangan Calon Sri Rahayuningsih, SE dan Suratmi dimenangkan oleh Sri Rahayuningsih, SE dan ditetapkan sebagai Kaur Keuangan.
  3. Kaur Umum Calon Winarsih dan Suwaryanto dimenangkan oelh Winarsih dan ditetapkan sebagai Kaur Umum
  4. Kaur Kesra calon Naryo, Subakir dan Siti Nur Istikomah dimenangkan oelh Siti Nur Istikomah dan ditetapkan sebagi Kaur Kesra.

Setelah itu sebelum diadakan pemilihan Kepala Desa yang ke enam pada tahun 2007 selama antar waktu satu tahun pemerintahan desa Pulongrambe dipimpin oleh seorang PJS Kepala Desa dari Kecamatan Tawangharjo yaitu Bapak Supriyo, SE masa kepemimpinannya berakhir setelah diadakannya pemilihan Kepala Desa yang ke enam, dan di ikuti tiga orang calon yaitu:

  1. Zahid Sunarto dari Dusun Ngrambe
  2. Muhammad Sodiq dari Dusun Bodo
  3. Purwanto dari Dusun Karang Malang

Dan pemenangnya adalah Bapak Muhammad Sodiq dengan masa jabatan selama 6 tahun sampai tahun 2013. Dengan terpilihnya Bapak Muhammad Sodiq sebagai Kepala Desa Maka yang semula jabatan belaiu sebagai Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) digantikan oleh anggota yang lain yaitu Bapak Drs. Muntholib perwakilan dari Dusun Bodo sebetulnya pergantian tersebut digantikan oleh Bapak Mastono sebagai Wakil Ketua tetapi karna kesibukan beliau yang sering pergi keluar kota maka jabatan ketua BPD diserahkan Kepada Bapak Drs. Muntholib selaku anggota menjadi ketua BPD mulai tahun 2007 sampai dibentuknya BPD yang baru.

Pada hari Kamis tanggal 28 Agustus 2008 mantan Kepala Desa yaitu Bapak Sutardjo yang telah memimpin Desa Pulongrambe selama 32 tahun telah meninggal dunia karna sakit nafas yang telah dideritanya selam bertahun – tahun, selamat jalan Bapak Sesepuh Desa semoga amal Ibadah diterima Allah SWT.

Pada tanggal 26 November telah ada pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang kedua yaitu dengan calon – calon sebagai berikut :

  1. Dusun Ngrambe : Purwadi, Hendro Warsono, Muhtolkah, Suwaryanto, dan dimenangkan oleh bapak Hendro Warsono sehingga ditetapkan sebagai anggota BPD perwakilan dari Dusun Ngrambe.
  2. Dusun Pulo calon Cuma satu yaitu Bapak Sutejo
  3. Dusun Kadilangon calon Bapak Aminun Yusuf dan Bapak Yahminto, dimemangkan oleh bapak Yahminto dan ditetapkan sebagai anggota BP
  4. Dusun Bodo dengan Calon Bapak Muntholib, Bapak Mulyono, Bapak Susanto, dimenangkan oleh Bapak Muntholib sebagai anggota BPD
  5. Dusun Karang Malang dengan Calon Bapak Agus Supriyono, dan Bapak Mey Heri dimenangkan oelh Bapak Agus Supriyono sebagai anggota BPD perwakilan dari Dusun Karang Malang, jadi total jumlah seluruh anggota BPD yang baru adalah lima orang.

Pada hari Jum’at Kliwon tanggal 26 juni 2009 kabar duka menyelimuti lagi desa Pulongrambe yaitu Bapak Carik atau Sekretaris Desa yaitu Bapak Isnaji Gondo Sutopo telah meninggal dunia sehingga ada lagi kekosongan Jabatan Carik di Desa Pulongrambe beliau bekerja sejak tahun 1976 sampai dengan tahun 2006 jadi menjabat selama 33 tahun mengabdikan dirinya untuk desa Pulongrambe terima kasih Bapak atas jasa – jasanya dan selamat jalan dan semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT.

Pada tanggal 6 Maret 2013 diadakan kembali pemilihan Kepala Desa Pulongrambe yang ke 7, dengan calon sebanyak 5 orang sesuai nomor urut undian yaitu :

  1. Teguh Siregar
  2. Muhammad Sodiq
  3. Setyo Budi Utomo
  4. Ida Karyawati
  5. Edi Santoso

Pemilihan dimenangkan oleh Bapak Muhammad Sodiq sehingga beliau ditetapkan sebagai Kepala Desa Pulongrambe untuk yang kedua kalinya.

Pada hari Kamis Legi Tanggal 11 Juli 2013 telah berpulang lagi kehadiratnya Kadus Karang Malang Yaitu Bapak Sarmo meninggal pada umur 56 tahun dikarenakan Sakit Perut Mendadak, sehingga saat ini ada kekosongan lagi salah satu jabatan perangkat di Desa Pulongrambe dan sampai saat ini total seluruhnya Pulongrambe perangkat Desa Pulongrambe tinggal 7 orang ditambah 1 orang Kepala Desa.

Adapun sampai sekarang Desa Pulongrambe terdiri dari 12 Dusun yang dikepalai oleh 4 Orang Kadus, adapun masing – masing kadus membawai sebagai berikut :

  1. Kadus Ngrambe bernama Suwoto terdiri dari 1 RW dan 6 RT wilayahnya meliputi :
  2. Dusun Ngrambe Terdiri dari 3 RT : RT 01, RT 02, RT 03
  3. Dusun Corot terdiri dari 3 RT : RT 04, RT 05, RT 06
  4. Kadus Pulo bernama Sudarto terdiri dari 1 RW dan 8 RT wilayahnya meliputi :
  5. Dusun Pulo terdiri dari 3 RT : RT 07, RT 08, RT 09
  6. Dusun Gersik terdiri dari 1 RT : RT 10
  7. Dusun Kadilangon terdiri 3 RT : RT 11, RT 12, RT 13
  8. Dusun Karang Randu terdiri dari 1 RT : RT 14
  9. Kadus Bodo Bernama Kamin terdiri dari 1 RW 4 RT wilayahnya meliputi :
  10. Dusun Dimoro terdiri dari 1 RT : RT 15
  11. Dusun Mayang – Sontoragan terdiri dari 1 RT : RT 16
  12. Dusun Bodo terdiri dari 2 RT : RT 17, RT 18
  13. Kadus Karang Malang masih kosong belum terisi penggantinya terdiri dari 1 RW 3 RT wilayahnya meliputi :
  14. Dusun Gandok terdiri dari 2 RT : RT 19, RT 20
  15. Dusun Karang Malang terdiri dari 1 RT : RT 21.

Adapun dalam perjalanan waktu Desa Pulongrambe terjadi beberapa kejadian yang bersifat Nasional maupun local Desa. Kejadian tersebut dapat dilihat dari cacatan sejarah yang akan dijabarkan dalam tabel dibawah ini :

TAHUN KEJADIAN BAIK KEJADIAN BURUK
1889 Penggabungan Desa (Belengket) yaitu desa Pulo dan Desa Ngrambe menjadi satu Desa Jaman Penjajahan Jepang
1930 Diadakan program Trilogi Desa dari Kanjeng Adipati Raden Aryo Sunarto dengan membangun Lumbung Desa dan Sekolah Desa Jaman Penjajahan Belanda
1942 Penjajahan Belanda diusir dari Indonesia termasuk dari Desa Pulongrambe Bangsa Indonesia termasuk Desa Pulongrambe dikuasai Pmerintah Jepang Rakyat sangat Menderita dan ada Wabah Penyakit Pagebluk
1943 Pemilihan Lurah yang 1 diikuti 4 orang calon dari masing-masing perwakilan dari dusun :

1.  Sastro Godiwirjo dar Dsn. Kr. Malang

2.  Karto Dimejo dari Dsn. Bodo

3.  Mat ngingso dari Dsn. Ngrambe

4.  Sanggar dari Dsn. Pulo

Dan dimenangkan oleh Sastro Godiwirjo

1945 → Indonesia Merdeka diproklamirkan oleh Bung      Karno dan Bung Hatta

→ Diadakannya Pemilihan Kepala Desa untuk yang ke 2 dan di ikuti oleh 2 orang calon yaitu :

1.  Sastro Dimejo dari Dsn. Pulo

2.  Hadi Warsito dari Dsn. Ngrambe

Dan dimenangkan oleh Sastro Dimejo yang memrintah selama 30 Tahun.

1947 – 1948 a.  Penjajahan Belanda tahap ke 2 ada beberapa tokoh Desa yang ditanggap Belanda dan Dipenjarakan.

b.  Aper Mediun terjadi Pengaplingan Bondo Desa dan Upah Perangkat Desa dibagikan Warga, ada Pergantian Pamong Desa oleh Anggota PKI.

 

1955 Terselenggarakan Pemilu Pertama kalinya dengan konstestan sebanyak 3 peserta dan yang memperoleh suara terbanyak di Desa Pulongrambe adalah sebagai berikut :

1.  PNI

2.  PKI

3.  NU

1965 Terjadi G 30 S PKI dan banyak warga Desa Pulongrambe yang dipenjarakan
1967 Bantuan Bulgur
1971 Program KB masuk Desa
1975 Pemilihan Kepala Desa Pulongrambe untuk yang ke 3 dan diikuti 3 orang calon peserta yaitu : Sutardjo, Amin Pitojo, Marwoto dan yang terpilih adalah Bapak Sutardjo
1976 → Membangun SD Inpres

→ Pemilihan Sekretaris Desa (SekDes) yang diikuti 3 orang peserta yaitu : Isnaji Gondo Sutopo, Suyoto, Sutomo dan dimenangkan oleh Isnaji Gondo Sutopo beliau putra dari SekDes yang sudah habis masa jabatannya.

1977 Pemilu pertama era ORBA dengan Peserta urutan suara terbanyak sbb :

1.  Golkar

2.  PDI

3.  PPP

1987 Pemilu ke tiga Era ORBA dengan peserta urutan suara terbanyak sbb :

1.  Golkar

2.  PDI

3.  PPP

Terjadi Banjir Bandang yang sangat Besar walaupun tidak merenggut korban nyawa namun kerugian materi bagi masyarakat sangat besar
1989 Pemilihan Kepala Desa yang ke 4 dengan peserta sebanyak 4 orang calon yaitu :

Sutardjo, Marjam, Kariban, dan Sudiyo. Pemenangnya adalah Bapak Sutardjo untuk kedua kalinya.

 

1992 Pemilu keempat era ORBA dengan peserta urutan suara terbanyak adalah sbb :

1.  Golkar

2.  PDI

3.  PPP

Terjadi peristiwa banjir bandang lagi sehingga menimbulkan banyak wabah penyakit.
1993 Ada seorang warga yang dihakimi masyarakat hingga tewas
1996 Pengangkatan Kadus Sundoyo sebagai Kadus Karang Malang dan Kadus Tarnyo sebagai Kadus Ngrambe
1997 Pemilu ke lima era ORBA dengan peserta urutan suara terbanyak sbb :

1.  Golkar

2.  PDI

3.  PPP

Pemilihan Kepala Desa yang ke 5 dan diikuti 5 calon peserta yaitu : Sutardjo, Maskun, Bambang Sutejo, Ngusman, dan Sri Murtini dan Pemenangnya adalah Bpk. Sutardjo lagi untuk yang ke 3 kalinya.

Krisis moneter bahan pangan mahal banyak pengangguran di desa karena yang kerja boro di Jakarta tidak mendapat pekerjaan karena ada Demonstrasi menuntut Reformasi.
1998 1.  Bantuan Beras RASKIN untuk pertama kalinya.

2.  PDMDKE pertama kalinya.

Turunnya Bapak Presiden Soeharto dari jabatannya karena direformasi

 

1999 Pemilu pertama era Reformasi dengan diikuti oleh 48 kontestan dengan perolehan suara terbanyak di Desa Pulongrambe sbb :

1.  PDIP

2.  Golkar

3.  PKB

Terjadi Demonstrasi besar besaran di Desa Pulongrambe menuntut realisasi Listrik masuk Desa serta menuntut turunnya Bpk. Sutardjo dari Jabatannya.
2000 Terjadi Peristiwa pencurian besar RASKIN oleh para perangkat Desa Pulongrambe yang mengakibatkan mereka harus lengser dari jabatannya yaitu Marwoto, Sundoyo, Tarnyo, Suparno
2001 Diadakannya Pemilihan Anggota BPD Perwakilan dari masing-masing wilayah ditiap Dusun dan telah di tetapkan nama-nama Anggota BPD tersebut adalah sbb :

1. Muhammad Sodiq, 2. Mastono 3. Yuana Kristiwan  4. Muntholib 5. Sutomo 6. Yahminto 7. Agus Supriyono 8. Supriyadi 9. Kasno 10. Kasdi 11. Sumantri

Total semuanya anggota BPD ada 11 orang.

2003 1.  Pemilihan Kadus Ngrambe antara Suwoto dan Mastono dimenangkan oleh Mastono

2.  Kadus Pulo peserta Sudarto dan Kusnan dimenangkan Sudarto

3.  Kadus Bodo Peserta 1 yaitu Kamin

4.  Kadus Karang Malang Peserta hanya 1 Yaitu Sarmo.

2004 Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden secara langsung untuk yang pertama kalinya dengan calon :

1.  Wiratno / Siswoyo Y

2.  Susilo Bambang Yudhoyono / Yusuf Kalla

3.  Megawati Soekarno Putri / Hasyim Husadi

4.  Hidayat Nur Wahid /

5.  Amin Rais /

Dimenangkan secara mutlak oleh Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan Bapak Yusuf Kalla sehingga kedua beliau ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2004 s/d 2009

2005 1.  Pemilihan Kaur Pemerintahan peserta Wimbo Prasetyo dan Supriyadi yang dimenangkan oleh Wimbo Prasetyo

2.  Kaur Keuangan Peserta Sri Rahayuningsih, SE dan Suratmi yang dimenangkan oelh Sri Rahayuningsih, SE

3.  Kaur Umum Peserta Winarsih dan Sumaryanto yang dimenangkan Oleh Winarsih

4.  Kaur Kesra Peserta Siti Nur Istikomah, Sunaryo, dan Subakir yang dimenangkan oleh Siti Nur Istikomah

5.  Diadakannya Pemilihan Anggota Legislatif yaitu Pemilihan Wakil-wakil Rakyat yang akan duduk di kursi DPR

 

2006 1.  Dilantiknya Bapak Bupati Bambang Pujiono dan Bapak Icek Baskoro sebagai Wakil Bupati Grobogan Periode 2006 – 2011

2.  Habisnya masa Jabatan Bapak Sutardjo sebagai Kepala Desa Pulongrambe setelah mengabdi selama 32 Tahun dengan 3 periode pemilihan

3.  Pengangkatan Bapak M. Supriyo, SE dari Kecamatan Tawangharjo sebagai PJS Kepala Desa Pulongrambe menggantikan Bapak Sutardjo

Bapak Sekretaris Desa Isnaji Gondo Sutopo jatuh sakit Stroke sehingga tidak bisa lagi menjalankan aktifitas pekerjaannya.
2007 Pemilihan Kepala Desa yang ke 6 dengan Calon 3 peserta yaitu :

1.  Zahid Sunarto

2.  Muhammad Sodiq

3.  Purwanto

Pemenangnya Bapak Muhammad Sodiq

Terjadi banjir bandang yang sangat besar sehingga sampai didirikan dapur umum dan perahu karet masyarakat banyak kehilangan ternak dan rumah roboh. Setelah banjir banyak wabah penyakit.
2008 1.  Diadakannya Pemilihan Anggota BPD dan terpilih adalah sbb :

1.  Hendro Warsono Perwakilan dr Ngrambe

2.  Sutejo Perwakilan dr Pulo

3.  Yahminto Perwakilan dr Dlangon

4.  Muntholib Perwakilan dr Bodo

5.  Agus Supriyono Perwakilan dr Kr.Malang

2.  Diadakannya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah dan yang terpilih adalah bapak Bibit Waluyo.

 

Hari Kamis Tanggal 28 Agustus 2008

Wafatnya Bapak Sutardjo mantan Kepala Desa Pulongrambe yang sudah mengabdi selama 32 tahun dikarenakan sakit nafas.

2009 a.  Pemilu yang ke 2 Era Reformasi untuk Pemilihan Anggota Legislatif ( DPR ) diikuti 44 Kontestan dan Perolehan Suara terbanyak di Desa Pulongrambe sbb :

1.  PDIP

2.  Demokrat

3.  Golkar

b.  Terpilihnya Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Bapak Budiono sebagai Wakil Presiden RI periode 2009 – 2014

c.  Dibangunnya Jalan Kadilangon Sejauh 600 M dan Gedung TK dari biaya Bantuan PNPM untuk yang pertama kalinya.

Hari Jumat Kliwon Tanggal 25 Juni 2019

Wafatnya Bapak Isnaji Mantan Sekretaris Desa Pulongrambe yang telah mengabdi selama 30 tahun.

2010 1.  Pengangkatan Modin Suwarno, Modin Paryanto, Modin M. Zaenuri, Modin Zaelani sebagai pembantu Kaur Kesra untuk urusan Kematian.

2.  Dibangunnya jalan makadam di Desa Bodo yang sesuai RAB sejauh 1200 M terealisasi sejauh 2300 M berkat Gotong Royong masyarakat Desa hal ini menunjukkan masih besarnya rasa kebersaman di Desa Pulongrambe.

3.  Dibangunnya Gedung Polindes juga di Dusun Bodo semua dari dana PNPM dan Bides Pulongrambe untuk Tahun ini bernama Driver Yuliana.

4.  Didirikannya Pendopo Balai Desa Pulongrambe yang sudah hampir roboh dengan bantuan Dana APBDES dan DAD Tahun 2010.

2011 1.  Dibangunnya Rabat Beton Jalan Dusun Corot sampai Dusun Ngrambe sepanjang 1.530 M meliputi RT 04, RT 05, RT 06, dan RT 03 baru pertama kali ini Desa Pulongrambe Memiliki jalan Rabat Beton

2.  Dibangunnya Gedung Madin sebanyak 3 Lokal di dusun Ngrambe dari anggaran Bantuan PNPM

3.  Dibangunnya Makadam Jalan antara Dusun Bodo sampai Dusun Gandok dengan biaya sebesar Rp. 11.000.000 dari Anggaran APBDes tahun 2011

4.  Dibangunnya Makadam jalan antara Dusun Gersik sampai Dusun Pulo sepanjang 1.027 M dari Anggaran PNPM Masa Krisis

5.  Diadakannya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Grobogan dengan Calon-calon :

1, Joko Pangkat W dan Nur Wibowo

2, Bambang Pujiono dan Icek Baskoro

3, Sri Sumarni dan Supirman

4, Budi Susatyo dan

Dan dimenangkan kembali oleh Bapak Bambang Pujiono dan Bapak Icek Baskoro sehingga beliau ditetapkan sebagai beliau ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Grobogan Periode 2011 s/d 2016

 

2012 1.  Dibangunnya Jalan Rabat Beton Dusun Karang Malang sampai dengan Jalan Dusun Gandok sepanjang 1.244 M meliputi RT 19 RT 20 dan RT 21 dari Bantuan Anggaran PNPM

2.  Dibangunnya Rabat Beton Jalan Dimoro sepanjang 100 M dari Anggaran Pemerintah Kabupaten Grobogan TA. 2012

3.  Dibangunnya Rabat Beton Jalan Karang Randu ke Dusun Ngasinan – Mayahan sepanjang 100 M dari Bantuan Pemerintah Kabupaten Grobogan TA. 2012

4.  Dibangunnya Jalan Rabat Beton Dusun Kadilangon sepanjang 300 M meliputi Jalan RT 13 dan RT 12 dengan Bantuan Anggaran ADD Tahun 2012 dan Swadaya Masyarakat

5.  Didirikannya SMPN 03 satu atap dengan SD 02 di Desa Pulongrambe yang berjumlah 2 lokal

 

 

2013 1.  Diadakannya Pemilihan Kepala Desa yang ke 7 pada tanggal 6 Maret dengan Calon-calon sebagai berikut :

1.Teguh Siregar

2. Muhammad Sodiq

3. Setyo Budi Utomo

4. Ida Karyawati

5. Edi Santoso

Dimenangkan Oleh Bapak Muhammad Sodiq dan ditetapkannya sebagai Kepala Desa Pulongrambe untuk yang kedua kalinya.

2.  Dibangunkannya Jalan Rabat Beton Dusun Kadilangon sepanjang 730 M meliputi RT 11 dan RT 12 dari biaya PNPM dan Swadaya Masyarakat

3.  Dibangunkannya Jalan Rabat Beton Dusun Bodo sepanjang 950 M sampai Dusun Dimoro dari anggaran PNPM

4.  DIBANGUNNYA Jalan Rabat Beton meliputi RT 17 dan RT 18 sepanjang 300 M dari anggaran ADD dan Swadaya Masyarakat

5.  Dibangunnya Jalan Rabat Beton sepanjang 550 M di Dusun Mayang – Sontoragan dari Anggaran Jalan Antar Desa BAPERMAS Kabupaten Grobogan TA 2013 bersama Swadaya Masyarakat

6.  Dibangunnya Jalan Rabat Beton sepanjang 750 M di Dusun Kadilangon – Pulo meliputi Jalan RT 11 dan RT 08 serta dibangunnya 3 buah Jembatan Penghubung dari Bantuan Anggaran PPIP APBN Pusat

7.  Diadakannya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah dengan Calon-calon sebagai berikut :

1.  Hadi Parnomo

2.  Bibit Waluyo

3.  Ganjar Pranowo

Dimenangkang oleh Ganjar Pranowo

8.  Diadakannya Pemilihan calon anggota BPD Desa Pulongrambe yang ditetapkan pada tanggal 26 November 2013 masa bhakti 2013 – 2019 dengan calon sebagai berikut :

–          Dusun Ngrambe terdapat 2 calon yaitu Maryono dan Eko Pujianto dimenangkan Maryono (Sekretaris)

–          Dusun Corot terdapat 2 calon yaitu Hendro Warsono dan Mugiyono dimenangkan hendro warsono (Ketua)

–          Dusun Pulo terdapat 1 calon yaitu Ita Elita (anggota)

–          Dusun Bodo terdapat 1 calon yaitu Azib Ujianto (Anggota)

–          Dusun Karang Malang terdapat 1 calon yaitu Yuhana Kristiwan (wakil Ketua)

9.  Mulai tahun ini diangkat bapak saripin Ketua RW 04 sebagai Pj Kadus Karang Malang sementara menggantikan kadus Sarmo yang meninggal Dunia

1.  Telah Meninggal Kadus Dusun Karang Malang pada Hari Kamis Legi tanggal 11 Juli 2013 dikarenakan sakit Perut Mendadak

2.  Terjadi Banjir pada tanggal 08 April 2013 Walaupun banjirnya tidak terlalu besar dan tidak ada korban jiwa namun kerugian materi dar masyarakat juga sangat banyak diadakannya dapur umum di rumah Bapak Kepala Desa

 

 

 

 

 

2014

1.  Diadakannya Pemilihan Anggota DPR RI,  DPRDI , DPRD II serta Utusan Khusus pada tanggal 09 Juni 2014 dimenangkan oleh PDI Perjuangan

2.  Dibangunnya Jalan Rabat Beton Blok Dusun Ngrambe mulai Jempatan Ngrambe RT 01 s/d Jembatan RT 02 RW 01 dari dana PNPM Mandiri

3.  Dibangunnya jalan Rabat beton RT 17 dan RT 18 Dusun Bodo dari dana Propinsi Jawa Tengah sebesar Rp. 40.000.000 ,-

4.  Dibangunnya jalan Rabat Beton Dusun Kadilangon RT 13 dari dana ADD

5.  Dibangunnya jalan Rabat Beton Blok Dusun Karang malang sepanjang 75 M dan Jalan Rabat Beton Blok Dusun Ngrambe RT 01 sepanjang 80 M dari dana bantuan Khusus aspirasi Dewan Kabupaten sebesar Rp. 100.000.000 ,-

6.  Dibangunnya jaringan irigasi dengan pralon sepanjang 300 M Dusun Bodo blok etan Turagan pada kelompok tani Sri Rejeki

7.  Dibangunnya RMU Lumbung Pangan Sri Rejeki Di Dusun Turagan senilai Rp. 150.000.000,-

8.  Dibangunnya Talut penguat jalan sepanjang 350 M di Dusun Mayang sebesar Rp. 100 juta secara Kontraktual

9.  Dibangunnya Talut sepanjang 300 M di dusun Bodo sebesar Rp. 100.000.000 secara kontraktual

10.Diadakan pemilihan Calon Presiden dan Wakil Presiden Indonesia calonnya yaitu sebagai berikut :

1.  Prabowo Subianto dan Harta Rajasa

2.  Joko Widodo dan Yusuf Kalla

Yang terpilih adalah Joko Widodo dan Yusuf Kalla masa bhakti 2014 – 2019.

Berita Duka di Desa Pulongrambe telah meninggal dunia pada hari Jumat  tanggal 24 Desember 2015 Tokoh masyarakat desa pulongrambe yang telah mengabdi selama 50 tahun sebagai ketua LPMD sekaligus ketua RW 02 bapak S. Tjipto Raharjo RT 07 RW 02

 

2015 1.  Dibangunnya Jalan Rabat Beton  Dusun Turagan Bodo sepanjang 432 M dari Anggran dana APBN sebesar Rp. 288.400.000 ,-

2.  Dibangunnya jalan Rabat beton Dusun Gersik sepanjang 115 M dari dana Anngaran Propinsi Jateng sebesar Rp. 40.000.000,-

3.  Dirobohkannya Kantor Desa Pulongrambe karena telah rusak total dan dibangunnya Gedung kantor Desa dengan adan ADD TA 2015 dan Dana Kas Desa tp belum bisa total selesai

4.  Dibangunnya Talut Dusun Ngrambe RT 01 RW 01 sepanjang 30 M dan Jembatan Masuk Kantor Desa sebesar RP 35.000.000 dari dana Bantuan Khusus aspirasi Dewan

5.  Mulai diadakan Kegiatan untuk ibu-ibu masyarakat dusun mayang berupa kelompok yang bernama KWT “MELATI SARI “ yang bergerak usaha dibidang pertanian untuk membantu ekonomi keluarga .

2016 1.  Telah dibangun kelanjutan kantor desa dengan dana ADD sebesar Rp. 81.600.000,00 dari Dana Kas Desa Rp. 52.400.000,00

2.  Telah dibangun jalan rabat beton di Dusun Corot sepanjang 175 M dengan Anggaran sebesar Rp. 123.290.000,00 dari Dana APBN

3.  Telah dibangun jalan rabat beton Dusun Ngrambe RT 02 RW 01 sepanjang  dengan Anggaran Dana dari APBN sebesar Rp. 199.000.000,00

4.  Telah dibangun rehab jalan rabat beton Karang Malang – Gandok sepanjang  300 M dengan Dana sebesar Rp. 319.500.000,00 dari Dana APBN.

2 thoughts on “SEJARAH DESA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *